by

Ratusan Warga Lereng Merapi Boyolali Mengarak Seekor Kerbau

Loading…

Boyolali – Tradisi ritual sedekah Gunung yang selalu dilakukan warga di lereng Merapi tidak bisa ditinggalkan begitu saja menjelang malam 1 Suro. Tradis ini sudah berlangsung turun temurun ratusan tahun lamanya. Dengan diiringi gending Jawa sedikitnya 500 warga di Kecamatan Selo Kabupaten Boyolali mengarak seekor kerbau jantan sehelum disembelih dan kepalanya digunakan sebagai sesaji sedekah gunung pada malam 1 Suro pada dini hari nanti. Tradisi yang sudah berlangsung lama ini mengarak kerbai dari dukuh Tritis menuju Joglo desa Leco sejauh lebih dari 1 km jauhnya.

Loading...

Arak arakan dipimpin oleh para tokoh masyarakat yang mengenakan adat Jawa Hewan Kerbau berada di barisan paling depan dan diikuti oleh para bidadari yang mengenakan kostum seperti halnya pengantin. Dilanjutkan dengan barisan tokoh dan diikuti parapengawal dengan membawa gunungan dari hasil bumi dan sayur mayur.

Saat diarak hewan kerbau dikenaikain putih pada bagian punggung dan kepala dan dikalungi dengan beberapa rentengan bunga. Warga setempat mengatakan bahwa tradisinya adalah kerbau diarak dahulu sebelum dipoton agar pelaksanaan sedekah bumi berjalan lancar takkurang suatu apapun. Kita meminta kepada Allah SWT dengan cara seperti ini agar warga disini diberi keselamatan,kesehatan

Sepanjang jalan di lokasi,jalan dipadati warga untuk menyaksikan acara yang sedang berlangsung. Bukan hanya warga dilereng Merapi namun juga warga dariluar Selo ikut berdatangan mkenyaksikan acara ini.

banner 300250

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed