Jalan-jalan di kota Solo tercinta amatlah asik, untuk sekedar berlibur atau yang tengah rindu dengan wisata budaya dan kulinernya. Naaah sedikit berbagi terkait kuliner yang sepertinya harus anda coba bagi yang belum mencicipinya, dan bagi anda yang sudah mencoba saya pastikan sependapat dengan saya. Kuliner tersebut adalah Resto ayam dan bebek goreng pak Cipto, ayam dan bebek yang satu ini adalah salah satu jujukan kuliner yang sangat fenomenal serta legendaris. Banyak orang yang rela berhenti mampir saat melintas di kota Solo hanya untuk menikmati kuliner bebek goreng ini. Keistimewaan bebek goreng ini adalah dagingnya yang empuk, serta beberapa varian sambalnya yang bikin kangen serta pedasnya cukup menendang. Walaupun sudah berjualan puluhan tahun, namun cita rasa ayam dan bebek ini tak pernah berubah.
Dulu Hanya Warung Kaki Lima, Kini Ayam dan Bebek Pak Cipto Punya Cabang Lima
Seiring berkembangnya bisnis kuliner ini, Ayam Goreng & Bakar bebek Goreng Pak Cipto sudah berubah menjadi restoran keluarga yang megah dengan menu makanan yang bervariasi. Pak Cipto, Memiliki nama asli Sulardi bapak 3 anak ini merintis kuliner sejak tahun 1993. Dari dulu sampai sekarang, tiap lepas sore, warung selalu heboh. Pengunjung menyemut mengerubungi gerobak kuliner yang ditempatkan tepat di bawah tenda. Untuk memesan saja, saking ramainya, sampai-sampai antrean terbagi menjadi dua antrean makan di tempat dan dibawa pulang. Pak Cipto mengaku sebelum membuka warung kaki lima ia bekerja disebuah rumah makan milik orang. Berbekal ulet, mandiri dan kreatif, Sulardi yang lebih akrab di sapa Pak Cipto menciptakan cita rasa yang lezat.
Kini tak hanya ayam dan bebek goreng kremes saja, ayam bakarnya pun tak kalah lezatnya, ayam bakar rasa pedas ada yang manis. Sampai-sampai tiap saya jajan kesana membeli 2 menu porsi yakni bebek goreng kremes dan ayam kampung goreng. Bebek Pak Cipto telah memiliki 5 cabang, Resto Cipto Dari Kartasura, Baki, Mojosongo, Telukan dan jalan Slamet Riyadi Kartasura.
Harga Relatif Terjangkau Rp. 18 Ribu
Harga menu di sini berkisar antara Rp 18 ribu sampai Rp 23 ribu. Untuk menu bebek goreng disajikan dengan nasi, sambal, lalapan, trancam dengan es teh dibanderol dengan harga Rp23 ribu, ayam goreng perpotong Rp 18 ribu, Ayam bakar Rp. 18 ribu. Resto Ayam Goreng & Bakar bebek Goreng Pak Cipto buka mulai pukul 9.00 hingga 21.00 WIB. Namun saat masa pandemi resto pak Cipto hanya menerima pesanan untuk dibawa pulang, baik yang datang langsung ke resto juga yang memesan aplikasi online.
Pak Cipto Tak PHK Karyawan Meski Pandemi
Meski produktifitas pemotongan ayam dan bebek yang turun hingga 60%, Pak Cipto tak sekalipun memberhentikan atau PHK karyawannya. Pak Cipto memiliki 30 karyawan yang tersebar di 5 cabang. Konsep berbagi rejeki ia terapkan agar terus bertahan tanpa PHK Karyawan, makan tidak makan tetap bertahan, berdoa bersama dengan karyawannya agar diberikan rejeki ungkap bapak Tiga anak tersebut. Sebelum pandemi kurang lebih 500 ekor ayam dan bebek dipotong untuk dimasak lezat, namun kini hanya 200 ekor dipotong tiap harinya.Hal tersebut berimbas pada penurunan penghasilan.
Nah, sekarang sudah tau alasan kenapa menjadi jujukan kuliner yang sangat fenomenal serta legendaris,
Kelezatan bebek dan ayam Pak Cipto sudah tidak diragukan lagi. Hidangan berupa ayam dan bebek goreng hingga ayam bakar pedas dan manisnya menjadi favorit banyak orang, baik anak-anak, hingga dewasa dalam segala usia, kalangan menengah ke bawah dan menengah ke atas. Endesnya daging bebek memang paling pas disandingkan dengan nasi putih panas mengepul lengkap ditemani dengan sambal bawang, sambal korek khasnya, lalapan daun pepaya hingga trancam akan sangat luar biasa. Info & Pemesanan: 087812662886
(Penulis : Herlambang Gilang)










