JKN PBPU Pemda Dampingi Perjuangan Linda

  • Whatsapp

Boyolali, – Di usia 15 tahun, Linda Amalia Sinta menjalani hari-harinya dengan semangat yang tak pernah padam meski harus mengurus neneknya yang terkena penyakit diabetes. Sebagai Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dari segmen Peserta Bukan Penerima Upah Pemerintah Daerah (PBPU PEMDA) Kabupaten Boyolali, Linda menjadi salah satu contoh nyata bagaimana JKN sangatlah memberikan anugerah bagi keluarganya terutama neneknya yang harus menjalani perawatan terkait penyakit diabetesnya.

Read More

Awalnya berdasarkan pengalaman Linda, dirinya beserta keluarga memang tidak menyadari bahwa gejala yang neneknya bernama Suharti (70) rasakan merupakan tanda diabetes. Dirinya menceritakan kondisi pada jempol neneknya terasa sakit dan kejadian tersebut terus berulang hingga akhirnya ia memutuskan untuk memeriksakan diri ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama di dokter keluarga Sri Ningsih. Dari hasil pemeriksaan, Neneknya mendapatkan penanganan awal dan pemeriksaan untuk memantau kadar gula darahnya.

“Dulu nenek saya itu sering merasa jempolnya itu sakit. Saya kira hanya sakit biasa gitu, saya langsung dikasih obat dan disarankan rutin kontrol. Dari situ saya mulai mennyadari kalau penyakitnya itu yang harus benar-benar dijaga,” jelasnya.

Meski telah rutin mengonsumsi obat, perjalanan nenek dari Linda tidak selalu berjalan mulus. Ia masih menghadapi kondisi gula darah yang fluktuatif.

“Memang nenek saya sudah minum obat sesuai anjuran, tapi gula darah beliau juga masih naik turun. Kadang sudah turun, tapi bisa naik lagi. Itu yang kadang bikin khawatir,” tutur Linda jujur dengan penuh harap kesembuhan neneknya.

Namun, alih-alih menyerah, Linda justru semakin berkomitmen dan terus mensupport neneknya untuk memperbaiki pola hidup menjaga kesehatan. Ia mulai memantau pola makan, mengingatkan mengurangi konsumsi gula, serta membiasakan diri untuk tetap aktif berolahraga kepada nenek tercinta.

“Sekarang saya harus ekstra menjaga nenek saya. Makan dijaga, yang manis-manis dikurangi, dan saya usahakan mengajak nenek saya untuk tetap bergerak walaupun sederhana,” tambah Linda.

Keberadaan Program JKN juga menjadi faktor penting dalam perjalanan pengobatan yang telah diperoleh oleh Suharti yang merupakan nenek dari Linda. Linda mengaku sangat terbantu dengan kemudahan akses layanan kesehatan yang diberikan. Dirinya bisa dengan tenang memantau kondisinya dan memanfaatkan pelayanan Kesehatan tanpa perlu dibebani dengan biaya.

“Alhamdulillah dengan JKN, saya bisa membantu berobat rutin, kontrol, dan tanpa terbebani biaya. Itu sangat membantu sekali, saya bisa fokus menemani pengobatan nenek saya tanpa memikirkan yang lain,” ungkap Linda penuh rasa syukur.

Di tengah segala upaya yang ia lakukan, Linda tetap menyimpan harapan besar kepada Program JKN yang selalu dirinya andalkan. Dirinya juga tak lupa mengucapkan harapan serta rasa Syukur kepada Pemerintah Kabupaten Boyolali yang sangat peduli kepada masyarakatnya melalui segmen kepesertaan Pesera Bukan Penerima Upah Pemerintah Daerah (PBPU PEMDA) yang membantu meringankan beban iuran untuk keluarganya.

“Saya berharap ke depan semuanya lancar, sehat selalu, dan setiap urusan dimudahkan. Mudah-mudahan Pemerintah Daerah Kabupaten Boyolali beserta program JKN terus berjalan dengan baik dan pelayanannya semakin bagus,” tutup Linda. (   /ta)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *