Muscab X GAPENSI Boyolali 2026 Resmikan Pengurus Baru, Siap Perkuat Kemitraan dengan Pemkab

  • Whatsapp

Boyolali, Karysmafm.com – Badan Pimpinan Cabang (BPC) Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (GAPENSI) Kabupaten Boyolali menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) ke-X tahun 2026 di salahsatu hotel di Boyolali, Kamis (4/6/2026). Muscab menjadi momentum penting bagi organisasi jasa konstruksi tersebut untuk melakukan regenerasi kepemimpinan sekaligus memperkuat peran dalam mendukung pembangunan daerah.

Kegiatan yang dihadiri pengurus GAPENSI tingkat Jawa Tengah, perwakilan Solo Raya, organisasi perangkat daerah (OPD), lembaga keuangan, serta perbankan itu menghasilkan kepengurusan baru BPC GAPENSI Boyolali untuk masa bakti 2026-2031. Dalam forum tersebut, Eko Purwadi terpilih sebagai Ketua BPC GAPENSI Kabupaten Boyolali.

Read More

Usai pelantikan, Eko Purwadi menyampaikan harapannya agar kepengurusan baru mampu membawa organisasi semakin aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah dan menjadi contoh bagi asosiasi profesi lainnya.

Menurutnya, kondisi sektor jasa konstruksi saat ini masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari penyesuaian anggaran pemerintah hingga kenaikan harga berbagai kebutuhan konstruksi yang berdampak pada dunia usaha.

“Jasa konstruksi di seluruh Indonesia saat ini memang masih menghadapi tantangan. Semoga dengan kepengurusan yang baru ini, GAPENSI Boyolali dapat semakin solid dan mampu menjalin kemitraan yang lebih kuat dengan Pemerintah Kabupaten Boyolali,” ujar Eko Purwadi.

Ia menjelaskan proses pemilihan pengurus baru berlangsung sesuai mekanisme organisasi yang telah ditetapkan. Muscab diawali dengan agenda seremonial, sidang pleno, pembentukan komisi-komisi, hingga akhirnya menghasilkan keputusan secara musyawarah mufakat.

“Antusiasme anggota sangat tinggi. Seluruh tahapan Muscab berjalan sesuai aturan organisasi, mulai dari sidang hingga pembentukan formatur yang akhirnya menghasilkan kesepakatan bersama,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua BPD GAPENSI Jawa Tengah, Lilik Eko Priyono, mengapresiasi komposisi kepengurusan baru BPC GAPENSI Boyolali yang didominasi generasi muda. Menurutnya, regenerasi menjadi langkah penting agar organisasi mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan tuntutan industri konstruksi yang terus berubah.

“Dengan hadirnya generasi muda dalam kepengurusan, kami berharap mereka lebih cepat mengikuti perkembangan teknologi dan perubahan dunia konstruksi dibandingkan generasi sebelumnya. Ini menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan ke depan,” kata Lilik.

Ia menambahkan, GAPENSI selama ini menjadi salah satu organisasi jasa konstruksi yang memiliki struktur organisasi kuat dari tingkat kabupaten, provinsi hingga pusat. Namun, sejak pandemi Covid-19, sektor konstruksi mengalami perlambatan yang turut memengaruhi aktivitas para pelaku usaha di bidang tersebut.

Melalui Muscab ke-X ini, GAPENSI Boyolali diharapkan mampu memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan kapasitas anggota, serta memperluas sinergi dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan lainnya guna mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Boyolali.(Tono).

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *