Boyolali, Karysmafm.com — Sekolah Entrepreneur Boyolali (SEB) SMA Bhineka Karya 3 Teras Boyolali menggelar pelatihan pembuatan battery pack selama tiga hari, mulai 6 hingga 8 Mei 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pengembangan keterampilan teknologi sekaligus pemberdayaan generasi muda di bidang energi terbarukan.
Dalam rilisnya yang diterima redaksi, pelatihan digelar melalui kolaborasi antara Yayasan Nitimulyo Raharjo, SMA Bhineka Karya 3 Teras Boyolali, dan Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret (UNS). Para peserta mendapat pendampingan langsung dari tim instruktur yang terdiri dari Dr Ubaidillah Sabino, Dr Mufti Reza Aulia, dan Dimas Wahyu Utomo.
Dalam pelatihan tersebut, peserta dibekali berbagai materi mulai dari dasar teknologi baterai lithium, teknik penyusunan battery pack, standar keselamatan kerja, hingga praktik langsung merakit baterai untuk kebutuhan UPS dan lampu tenaga surya.
Ketua Yayasan Nitimulyo Raharjo, Hartini, mengatakan kegiatan ini diharapkan mampu menjadi langkah awal membangun ekosistem pembelajaran teknologi terapan yang berbasis pemberdayaan masyarakat dan siswa.
“Selain mendukung pengembangan keterampilan vokasi, program ini juga diharapkan dapat menumbuhkan semangat inovasi dan kemandirian ekonomi di tengah masyarakat,” ujar Hartini.
Menurutnya, perkembangan teknologi energi terbarukan membuka peluang besar bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan di bidang industri masa depan yang ramah lingkungan.
Sementara itu, Kepala SMA Bhineka Karya 3 Boyolali, Suwarto, menuturkan pelatihan battery pack tersebut sengaja dirancang untuk membekali siswa dengan keterampilan entrepreneur berbasis teknologi.
“Kami ingin siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki kemampuan praktik dan jiwa kewirausahaan. Teknologi baterai ini memiliki prospek besar di masa depan,” katanya.
Ia menjelaskan, keterampilan di bidang teknologi energi terbarukan dapat menjadi nilai tambah bagi siswa setelah lulus sekolah, baik untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi maupun membuka peluang usaha mandiri.
Melalui program tersebut, Sekolah Entrepreneur Boyolali menegaskan komitmennya menghadirkan pendidikan berbasis teknologi dan kewirausahaan yang relevan dengan kebutuhan industri serta perkembangan zaman.
Kegiatan pelatihan juga mendapat antusias tinggi dari peserta karena memberikan pengalaman praktik langsung yang dinilai jarang diperoleh di lingkungan sekolah pada umumnya.(**)







