Boyolali, Karysmafm.com — Danang Tri Sasongko, yang juga sebagai anggota DPRD Boyolali dari Partai Gerindra resmi terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kabupaten Boyolali dalam Musyawarah Daerah (Musda) DPD APPSI Boyolali yang digelar di salah satu restoran di Boyolali, Kamis (21/5/2026) malam.
Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 80 perwakilan pedagang pasar dari berbagai wilayah di Kabupaten Boyolali. Hadir pula Ketua Harian DPP APPSI Don Muzakir, Bupati Boyolali Agus Irawan, serta Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Boyolali Purnawan Raharjo.
Danang mengatakan APPSI Boyolali sebenarnya sudah pernah terbentuk, namun dalam beberapa tahun terakhir vakum atau mati suri. Kepengurusan baru ini diharapkan mampu menghidupkan kembali organisasi sebagai wadah perjuangan pedagang pasar tradisional.
Menurutnya, APPSI nantinya akan menjadi jembatan komunikasi antara pedagang pasar dengan pemerintah pusat, khususnya ketika terjadi persoalan harga kebutuhan pokok maupun kondisi pasar yang lesu.
“Nantinya setiap pasar akan kami berikan satu posko APPSI itu. Kami akan terus berkomunikasi ke pemerintah pusat misal ada gejolak pasar, misal harga terlalu tinggi dan membuat pedagang menjerit,” kata Danang kepada awak media.
Ia mengakui kondisi pasar tradisional saat ini menghadapi tantangan berat. Banyak masyarakat mulai beralih berbelanja ke pusat perbelanjaan modern, toko ritel, hingga platform belanja daring sehingga berdampak pada menurunnya aktivitas pasar tradisional.
Melalui APPSI Boyolali, Danang berharap berbagai aspirasi dan keluhan pedagang dapat tersampaikan langsung hingga pemerintah pusat maupun Presiden Prabowo Subianto selaku Ketua Dewan Pembina APPSI.
Sementara itu, Ketua Harian DPP APPSI Don Muzakir mengatakan Musda APPSI Boyolali diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kesejahteraan pedagang pasar melalui penguatan komunikasi dengan berbagai pihak terkait.
Menurutnya, kondisi pedagang pasar saat ini sedang menghadapi situasi sulit sehingga membutuhkan perhatian bersama. Kehadiran APPSI diharapkan mampu memberdayakan pedagang, termasuk membantu akses distribusi barang hingga akses permodalan.
“Dengan Musda ini kami berharap mampu mensejahterakan para pedagang pasar melalui komunikasi dengan pihak terkait. Hari ini pedagang pasar sedang dalam kondisi terpuruk. Dengan adanya APPSI, kami ingin memberdayakan pedagang pasar serta membantu akses barang dan akses modal bagi pedagang,” kata Don Muzakir.
Ia menjelaskan APPSI telah berdiri selama 22 tahun dan saat ini tengah melakukan reorganisasi di berbagai daerah. Don mengaku telah melakukan kunjungan ke sejumlah kabupaten dan kota di Jawa Tengah untuk memperkuat kembali jaringan APPSI.
“APPSI ini sudah 22 tahun. Saat ini kami melakukan reorganisasi. Saya sudah berkunjung ke sejumlah daerah di Jawa Tengah untuk bertemu teman-teman APPSI di kabupaten dan kota,” ujarnya.
Don menambahkan, program pemberdayaan pedagang pasar tersebut sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dan meningkatkan kesejahteraan pedagang pasar tradisional.
“Ini merupakan bagian dari program Pak Prabowo untuk meningkatkan kesejahteraan pedagang pasar dan memperkuat ekonomi kerakyatan. Program ekonomi kreatif dan pemberdayaan ini harus dibagikan agar mampu mensejahterakan masyarakat,” tandasnya.
Sementara itu, Bupati Agus Irawan meminta seluruh kepala UPT pasar di Boyolali untuk meningkatkan pelayanan kepada pedagang serta terus berinovasi mengikuti perkembangan zaman agar pasar tradisional tetap menjadi pusat ekonomi masyarakat.
“Harus berinovasi supaya pasar selalu ramai, karena perkembangan zaman semakin maju, teknologi semakin maju, mau nggak mau kita juga harus berinovasi,” kata Agus.
Agus juga memastikan setiap pembangunan maupun penataan pasar tradisional di Boyolali ke depan akan dimusyawarahkan bersama para pedagang. Menurutnya, pembangunan pasar harus benar-benar berbasis kebutuhan dan kemanfaatan masyarakat.
“Saya pastikan pembangunan sekarang harus berbasis kepentingan warga, berbasis kemanfaatan warga,” tegasnya.(Tono).







