Karysmafm .com – Tim Persebi Boyolali harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 1-1 melawan Celebest FC Palu pada lanjutan Babak 32 Besar Liga 4 Piala Presiden 2026 Putaran Nasional.
Pertandingan Grup U yang berlangsung di Stadion Kebogiro Boyolali, Sabtu sore (13/6/2026), berlangsung sengit dan penuh tensi sejak menit awal. Tim tuan rumah sebenarnya memiliki keuntungan jumlah pemain setelah pemain Celebest FC, Ichwansyah, menerima kartu merah pada menit ke-25.
Meski unggul jumlah pemain, Persebi belum mampu memaksimalkan peluang yang ada. Justru pada babak kedua menit ke-54, Celebest FC berhasil membuka keunggulan melalui Abdul Sabir yang memanfaatkan kesalahan koordinasi di lini pertahanan Persebi.
Tertinggal satu gol membuat Persebi meningkatkan intensitas serangan. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada masa tambahan waktu babak kedua. Wasit Ilham asal Kota Bima menunjuk titik putih setelah pemain bertahan Celebest FC melakukan pelanggaran di kotak penalti.
Ronan Aryo yang dipercaya sebagai eksekutor berhasil menjalankan tugasnya dengan baik dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Skor tersebut bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Dalam sesi konferensi pers usai pertandingan, Pelatih Persebi Boyolali, Indriyanto Nugroho, mengaku kecewa karena timnya belum mampu memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk mengendalikan jalannya pertandingan.
“Kami sudah mencoba mengubah skema permainan setelah lawan bermain dengan 10 pemain. Namun itulah sepak bola, tidak semua berjalan sesuai rencana. Syukur kami masih bisa mendapatkan gol penyama kedudukan melalui tendangan penalti,” kata Indriyanto,seperti di laporkan Reporter Karysmafm,Hariyanto.
Mantan pemain Primavera tersebut berharap hasil imbang ini menjadi bahan evaluasi bagi seluruh pemain menjelang laga terakhir penyisihan grup menghadapi Persada Sumba Barat Daya.
“Tidak ada pilihan lain. Pada pertandingan terakhir kami harus berjuang maksimal untuk meraih kemenangan agar peluang lolos ke babak 16 besar tetap terbuka. Mohon doa dan dukungan masyarakat Boyolali,” katanya.
Sementara itu, Kapten Persebi Boyolali, Hendra Wahyu, menilai seluruh pemain telah berusaha maksimal sepanjang pertandingan. Namun rapatnya pertahanan lawan membuat tim kesulitan menciptakan peluang berbahaya.
“Kami sebenarnya sudah berupaya maksimal. Namun pertahanan lawan sangat disiplin. Selain itu, kami juga kurang tenang dalam penyelesaian akhir sehingga peluang yang ada belum bisa dimanfaatkan dengan baik,” ungkapnya.
Pada pertandingan lain di Grup U, Wamena United FC berhasil meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Persada Sumba Barat Daya.
Hasil tersebut membuat persaingan memperebutkan tiket ke babak 16 besar masih terbuka. Persebi Boyolali kini harus meraih kemenangan pada laga terakhir untuk menjaga asa melangkah ke fase berikutnya.(sh)








