Riset UM PKU Surakarta: Mocca Candy Efektif Dukung Pemulihan Anak Pasca Khitan

  • Whatsapp

Tim peneliti Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah PKU Surakarta berhasil mengembangkan inovasi “Mocca Candy” sebagai pendukung percepatan penyembuhan luka sirkumsisi pada anak. Penelitian tersebut berhasil diselesaikan pada Mei 2026 oleh Anis Prabowo, Cemy Nur Fitria, Tomy Adi Prasetyo, dan Sri Mintarsih dari Program Studi S1 Gizi serta Program Studi Keperawatan dan Pendidikan Profesi Ners.

Penelitian ini berangkat dari kebutuhan inovasi pemulihan pasca sirkumsisi yang tidak hanya fokus pada proses biologis penyembuhan luka, tetapi juga memperhatikan kenyamanan psikologis anak selama masa perawatan. Melalui pendekatan tersebut, tim peneliti mengembangkan Mocca Candy, yakni suplemen berbentuk permen dengan cita rasa yang disukai anak dan diformulasikan dari bahan alami.

Read More

Mocca Candy dibuat menggunakan ekstrak ikan gabus dan ekstrak daun kelor yang dikenal memiliki kandungan nutrisi pendukung proses regenerasi jaringan dan penyembuhan luka. Formulasi ini kemudian dikemas dalam bentuk permen agar lebih mudah diterima anak dibandingkan suplemen konvensional.

Dalam penelitian yang melibatkan 20 anak pasca sirkumsisi, hasil analisis menunjukkan adanya pengaruh signifikan terhadap percepatan penyembuhan luka pada kelompok yang mengonsumsi Mocca Candy. Berdasarkan uji statistik Mann-Whitney, diperoleh nilai p = 0,003 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan bermakna dibandingkan kelompok kontrol.

Anak yang mendapatkan intervensi Mocca Candy diketahui mengalami penyembuhan luka lebih cepat, penurunan tingkat nyeri, serta peningkatan kenyamanan selama masa pemulihan. Selain manfaat biologis, pemberian permen juga memberikan efek distraksi positif yang membantu mengurangi kecemasan anak ketika menjalani proses perawatan.

Tim peneliti menyampaikan bahwa inovasi ini diharapkan menjadi alternatif intervensi pendukung nonfarmakologis yang aman, nyaman, dan aplikatif di masyarakat.

“Kami berharap Mocca Candy dapat menjadi inovasi berbasis nutrisi dan keperawatan anak yang mampu membantu proses penyembuhan luka sirkumsisi secara efektif sekaligus meningkatkan kenyamanan anak selama masa pemulihan,” ujar tim peneliti.

Sebagai luaran penelitian, tim juga telah menyiapkan publikasi artikel ilmiah menuju jurnal terakreditasi SINTA, poster ilmiah penelitian, pengajuan HKI SOP pembuatan Mocca Candy, serta publikasi edukasi melalui media sosial sebagai bentuk diseminasi hasil riset kepada masyarakat.

Penelitian ini menjadi bagian dari komitmen Universitas Muhammadiyah PKU Surakarta dalam mendorong pengembangan inovasi kesehatan berbasis riset yang memberikan manfaat nyata, khususnya pada bidang kesehatan anak dan keperawatan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *