Boyolali, 12 Januari 2026 – Bursa pemilihan Rektor Universitas Boyolali (UBY) semakin hangat dengan munculnya dua nama kandidat utama: Dr. Burhan Pranawa dan Dr. Nanik Sutarni, S.H., M.H.. Keduanya dinilai memiliki rekam jejak akademik dan kepemimpinan yang kuat, sehingga menambah dinamika dalam proses demokratis di lingkungan kampus.
DR. Burhan Pranawa mendafar pada detik detik terakhir yang awalnya hanya DR Nanik Sutarni. Namun karena Yayasan memberi kesempatan perpanjangan waktu dan memberikan support kepada kandidat lain untuk bisa turut dalam kontestasi ini maka DR. Burhan Mendaftarkan Dirinya.
Sebelumnya, pihak panitia memperlunak persyaratan dan memperpanjang pendaftaran calon Rektor UBY selama sepekan hingga 12 Januari 2026, untuk memberi kesempatan para dosen dan pejabat struktural UBY serta pihak luar untuk mendaftar sebagai calon kandidat Rektor UBY.
Selanjutnya mulai tanggal 13 Januari, pihak panitia pemilihan akan meneliti berkas para pendaftar calon rektor sekaligus melakukan verifikasi. Setelah dinyatakan lengkap, pada 20 Januari berkas para calon rektor diserahkan pada senat universitas untuk dimintakan pertimbangan.
“Kemudian pada tanggal 27 Januari, para calon menyampaikan visi misi pada fit and proper test dalam rapat rapat gabungan Yayasan Bhineka Karya,” kata Indriyatmoko ketua panitia ad hoc pemilihan calon rektor UBY, Senin (12/01/2026).
Lebih lanjut Indriyatmoko mengatakan, dengan sosialisasi yang telah dilakukan panitia sebelumnya, sebenarnya pemilihan Rektor UBY terbuka bagi calon dari luar Universitas Boyolali. Namun pihaknya mengakui, pihak yayasan lebih mengutamakan calon dari internal UBY.
Sebab mendatangkan rektor dari luar, khususnya dari perguruan tinggi dan bergelar profesor tentu saja harus dibarengi dengan standar gaji yang tinggi. Padahal kondisi keuangan UBY belumlah cukup.
Proses pemilihan rektor UBY dilakukan secara terbuka dengan melibatkan senat universitas dan Yayasan Bhinneka Karya Boyolali sebagai pengelola.
Kehadiran dua kandidat ini menandai komitmen UBY untuk menghadirkan kepemimpinan yang visioner dan mampu menjawab tantangan pendidikan tinggi di era global.
Forum akademik dan mahasiswa menyambut baik munculnya nama-nama tersebut, karena dianggap membawa gagasan segar untuk masa depan kampus.
Pemilihan rektor bukan sekadar pergantian kepemimpinan, tetapi momentum untuk memperkuat posisi UBY sebagai salah satu perguruan tinggi swasta unggulan di Jawa Tengah. Dengan hadirnya Dr. Burhan Pranawa dan Dr. Nanik Sutarni dalam bursa, diharapkan proses demokrasi kampus berjalan sehat, transparan, dan menghasilkan pemimpin yang mampu membawa UBY ke arah lebih maju.
Profil Kandidat
- Dr. Burhan Pranawa
Akademisi senior dengan pengalaman panjang dalam bidang pendidikan dan penelitian. Ia dikenal aktif membangun jejaring akademik serta mendorong pengembangan kurikulum berbasis riset. - Dr. Nanik Sutarni, S.H., M.H.
Saat ini menjabat sebagai Rektor UBY. Sebelumnya, ia dipercaya sebagai Pejabat Sementara Rektor pada 2021. Nanik dikenal sebagai sosok yang tegas dan berkomitmen pada peningkatan tata kelola kampus serta penguatan kualitas lulusan.







