Wonogiri – Saatnya masyarakat desa bangkit dan mengambil peran dalam penguatan ekonomi lokal. Melalui kolaborasi usaha berbasis pangan, Telur Balap hadir menawarkan peluang kerja, peluang usaha, sekaligus pemberdayaan masyarakat desa yang nyata dan berkelanjutan.
Di bawah naungan PT Garmada Mitra Usaha dengan merek dagang Telur Balap, program kemitraan ini dirancang untuk membuka akses usaha yang mudah, aman, dan menguntungkan bagi masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.
Direktur Utama Rudi Hadi Suwito, Jumat, 9 Januari 2026 menegaskan bahwa Telur Balap tidak sekadar menjual produk, tetapi membangun ekosistem usaha yang saling menguatkan.
“Kami ingin masyarakat desa tidak hanya menjadi penonton, tetapi pelaku utama dalam roda ekonomi. Melalui Telur Balap, kami menghadirkan usaha yang realistis, berkelanjutan, dan memberi kepastian keuntungan,” ujar Rudi Hadi Suwito.
Sebagai bentuk komitmen terhadap mitra dan konsumen, Telur Balap menghadirkan sejumlah keunggulan utama. Di antaranya adalah garansi telur busuk diganti, sehingga mitra tidak menanggung risiko kerugian kualitas. Selain itu, tersedia bonus omzet bulanan dan tahunan bagi mitra berprestasi sebagai bentuk apresiasi dan motivasi usaha.
Tak kalah penting, Telur Balap memastikan stok selalu tersedia dengan kualitas terjaga, sehingga distribusi berjalan lancar dan kepercayaan pasar tetap terpelihara.
“Bersama kita kuat, bersama kita maju. Kami percaya, ketika usaha kecil di desa tumbuh, maka ekonomi daerah pun akan ikut bangkit,” tambahnya.
Dengan konsep kolaborasi dan pemberdayaan, Telur Balap diharapkan menjadi salah satu motor penggerak ekonomi desa, membuka lapangan kerja, serta menciptakan kemandirian usaha berbasis kebutuhan pokok masyarakat.








