Boyolali, Karysmafm.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Boyolali tancap gas mempersiapkan kontingen menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026. Sebanyak 36 cabang olahraga kini mulai digembleng melalui training center (TC), tes fisik, hingga monitoring intensif demi mewujudkan target besar menembus 10 besar Jawa Tengah.
Ketua KONI Boyolali, Joko Raharjo menegaskan, kesiapan kontingen terus dikebut dan saat ini telah mencapai sekitar 40 persen. Seluruh persiapan ditargetkan rampung total pada Oktober 2026 mendatang saat Porprov resmi digelar.
“Kami sudah mempersiapkan atlet melalui TC di 36 cabang olahraga. Saat ini persiapan sekitar 40 persen dan Oktober nanti harus sudah 100 persen siap bertanding,” kata Joko kepada wartawan (25/05/2026).
Menurutnya, target 10 besar bukan sekadar wacana, melainkan misi besar yang harus diwujudkan seluruh atlet dan official Boyolali. Sejumlah cabang olahraga andalan diproyeksikan menjadi penyumbang medali, salah satunya balap sepeda yang selama ini menunjukkan perkembangan signifikan.
“Balap sepeda menjadi salah satu andalan kami. Kami berharap seluruh cabor bisa mempersembahkan prestasi terbaik dan mengharumkan nama Boyolali,” ujarnya.
Joko juga meminta para atlet tampil percaya diri dan memiliki mental juara saat berlaga di Porprov nanti.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum KONI Boyolali sekaligus Ketua Panitia Kontingen Porprov 2026, Yudi Kristanto mengatakan, seluruh elemen kontingen kini bergerak mematangkan persiapan mulai dari administrasi, perlengkapan, hingga kesiapan teknis atlet.
Pada Porprov 2026 nanti, Boyolali akan diperkuat 254 atlet dan 62 official serta pelatih dari 36 cabang olahraga. Total kekuatan kontingen mencapai 316 orang.
“Semua cabor sudah mulai menyiapkan kebutuhan masing-masing. Pengajuan perlengkapan, monitoring evaluasi, tes fisik hingga kesiapan atlet terus kami lakukan,” jelas Yudi.
Menurutnya, target 10 besar menjadi motivasi besar seluruh kontingen Boyolali. Berbagai upaya dilakukan KONI untuk menjaga semangat atlet agar mampu tampil maksimal saat bertanding nanti.
“Kami terus memberikan dukungan penuh kepada atlet agar target 10 besar Jawa Tengah benar-benar bisa tercapai,” katanya.
Di sisi lain, Wakil Ketua Umum Bidang Pembinaan Prestasi KONI Boyolali, Rony Syaifullah mengungkapkan, persiapan menuju Porprov sudah dimulai sejak April 2026 dengan pelaksanaan tes fisik awal terhadap ratusan atlet di Stadion Kebo Giro.
Sebanyak 256 atlet dari 36 cabang olahraga telah mengikuti tes fisik untuk mengetahui kondisi awal sebelum memasuki tahapan pembinaan lanjutan.
“Hasil tes fisik menjadi dasar evaluasi bagi masing-masing cabor, terutama untuk meningkatkan kondisi fisik atlet,” terang Rony.
Tak hanya itu, selama Mei 2026 tim monitoring dan evaluasi KONI Boyolali juga turun langsung ke lokasi latihan masing-masing cabang olahraga untuk memastikan program pembinaan berjalan optimal.
Dari hasil evaluasi sementara, kesiapan kontingen Boyolali saat ini masih berlangsung, baik dari sisi teknis maupun nonteknis. Rony berharap cabang olahraga yang sebelumnya menyumbangkan medali mampu meningkatkan prestasi, sementara cabor lain bisa menjadi kejutan baru di Porprov 2026.
“Kami mohon dukungan penuh masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Boyolali, baik moril maupun pendanaan, agar atlet bisa bertanding maksimal dan target 10 besar dapat terwujud,” pungkasnya.(Tono).







