Hamid Noor Yasin Dorong Masyarakat Bijak Bermedia Sosial dan Jaga Persatuan

  • Whatsapp

Wonogiri – Anggota MPR RI/DPR RI Daerah Pemilihan Jawa Tengah IV, Dr. H. Hamid Noor Yasin, M.M., melaksanakan kegiatan Penyerapan Aspirasi Masyarakat pada Selasa (16/6/2026) mulai pukul 13.00 WIB hingga 16.30 WIB dengan mengusung tema “Demokrasi Substansial dan Etika Berbangsa” di Rumah Aspirasi Bulusulur, Kecamatan Wonogiri.

Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan dapat menggali, memahami, serta mengimplementasikan nilai-nilai demokrasi yang esensial dan etika dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, khususnya di Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah sebagai daerah pemilihannya.

Read More

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya peran anggota dewan dalam menyalurkan aspirasi sesuai kebutuhan masyarakat setempat.

Politisi senior yang dikenal santun tersebut menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu kewajibannya sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) sekaligus anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI).

Menurutnya, tantangan kebangsaan yang dihadapi saat ini semakin kompleks. Mulai lunturnya nilai-nilai agama dan budaya akibat minimnya keteladanan figur publik, sehingga memicu krisis akhlak dan moral yang berdampak pada meningkatnya pelanggaran hukum, pelanggaran hak asasi manusia, ketidakadilan, hingga mudahnya terjadi konflik sosial di tengah masyarakat.

Ia juga menyoroti mulai pudarnya pemahaman dan penghayatan terhadap nilai-nilai Pancasila sejak era reformasi. Oleh karena itu, MPR RI terus mengambil peran melalui berbagai kegiatan, salah satunya penyerapan aspirasi masyarakat sebagai sarana memperkuat kembali nilai-nilai kebangsaan.

Pria yang akrab disapa HNY tersebut mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah mengikuti kegiatan dengan penuh perhatian.

Ia berharap masyarakat dapat aktif memberikan aspirasi, masukan, dan usulan demi pembangunan daerah serta menyampaikan kebutuhan-kebutuhan yang mendesak di wilayah masing-masing.

Menurutnya, kegiatan penyerapan aspirasi merupakan instrumen penting dalam pembangunan daerah, sekaligus menjadi sarana komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat.

Di era keterbukaan informasi saat ini, tantangan yang dihadapi tidak lagi datang dari satu arah, melainkan dari berbagai lini, termasuk melalui media sosial dan kebebasan informasi.

Karena itu, diperlukan penguatan pendidikan karakter kepada generasi penerus bangsa agar mampu menggunakan media sosial secara bijak, tidak mudah termakan hoaks, serta tidak menjadi penyebar berita bohong, ujaran kebencian, maupun perilaku intoleran yang dapat memecah belah persatuan masyarakat.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *